Tugas Teks Argumentasi Kelompok 4


SMAN 12 Darurat Sampah? Sampai Kapan Terus Begini?

Kebersihan merupakan indikasi lingkungan sekolah dalam kondisi baik dan kondusif. Semua warga sekolah tentu saja menjaga kebersihan lingkungan tersebut. Namun di SMAN 12 banyak di jumpai oknum oknum yang tidak sadar akan kebersihan sekolah. 

Berdasarkan hasil pengamatan, sekitar 70% siswa SMA Negeri 12 abai dengan kebersihan lingkungan sekolah. Hal itu terlihat dari sampah yang sering berserakan dikelas, dihalaman hingga laci meja yang bukan seharusnya tempat untuk membuang sampah. Dari pengakuan para narasumber, sebenarnya saat pagi hari sekolah dalam keadaan bersih. Namun, saat istirahat sampah mulai terlihat dimana mana. Padahal tong sampah sudah tersedia disekitar 90% area sekolah.

Para guru tidak pernah bosan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Kebersihan lingkungan sekolah dapat memberikan kenyamanan pada siswa disaat belajar hingga secara tidak langsung meningkatkan nilai akademis siswa. Selain itu juga secara tidak langsung dapat menaikan citra guru dan sekolah itu sendiri. Kemudian, biaya kesehatan yang harus dikeluarkan orang tua berkurang karena siswa beraktivitas di lingkungan sekolah yang bersih.

Sebaliknya, lingkungan yang tidak bersih berdampak pada ketidak nyamanan tetapi juga bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti masalah pencernaan, penyakit jamur, penyakit demam berdarah dan lainnya. Menurut WHO, sekitar 50% masyarakat setiap tahunnya mengalami masalah kesehatan akibat sampah dan terus naik setiap tahun.

Sekolah kita SMA 12 sudah hampir menyediakan tong sampah di setiap bagian sekolah. Oleh karena itu tidak ada salahnya kita untuk membuang sampah pada tempatnya. Kemudian setelah pulang sekolah tidak lupa pula untuk melaksanakan piket kelas demi kenyamanan kita belajar di hari selanjutnya. Selain itu berhenti menyimpan sampah dibawah meja. Semua warga sekolah harus mempunyai kesadaran untuk menjaga kebersihan karena hanya kita yang mampu melakukan hal tersebut bukan orang lain.

Para guru sepatutnya juga membuat peraturan yang lebih ketat dan memberikan efek jera bagi siswa. Karena peraturan yang ada terkait hal ini pasti akan dilanggar 85% siswa karna sanksinya hanya berupa teguran dan membuang sampah tersebut ke tempatnya.

Permasalahan sampah ini harus kita atasi dari lingkungan yang paling kecil sebagai pelajar yaitu sekolah. Kerjasama seluruh warga sekolah diperlukan untuk menanggulangi permasalahan ini. Meskipun tidak bisa dalam waktu singkat, kita akan merasakan efek positifnya di kemudian hari.



Penanggung Jawab: Samuel Sitompul
Pencari Informasi : Ulfa Septia Salsabilla
Penyunting : M. Fajri Hidayat
Penulis : Nurul Aini



Komentar